Kamis, 15 November 2012

Lampu merah, etika,goblog dan buta warna

Dalam keseharian kita sering menggunakan kendaraan umum, baik pribadi maupun umum atau publik, dijalan rayalah semua bertemu, angkot, bis kota, truk,mobil, motor, pejalan kaki. Karena pertemua dari banyak kepentingan itulah maka sering terjadi hal yg seharusnya bisa diminimalisir, karenanya ada peraturan lalu lintas, dan sebenarnya ada hal lain yang lebih dari itu adalah : etika berkendara.

Etika berdasar dari saling menghormati antar pengguna, antara hak dan kewajiban pengguna, antara toleransi pengguna jalan raya, tapi apa yang sering kita lihat adalah, semakin hari etika jalan raya itu sudah mulai luntur dan sedikit yang masih memegangnya, disaat lampu merah saling serobot, disaat macet salin serobot, mentalitas kayak begini yang merusak, pun karena sikap permisif kita akan keadaan membuat etika yg seharusnya sama2 dipegang untuk kebaikan bersama tadi akhirnya terlanggar dan kita membiarkannya saja !!

Angkot berhenti sembarangan kita diamkan saja, ada kendaraan yg menyerobot lampu merah kita diamkan saja, akhirnya sikap yang tadinya hanya dilakukan oleh supir angkot (pada umumnya, walau tidak semuanya) itu menular ke pemilik kendaraan pribadi, efeknya adalah bersama-sama kita tidak beretika !!

Seandainya ada gerakan yang membuat kita semua kembali kepada etika jalan raya akan sangat baik, saling mengingatkan apabila melakukan kesalahan tidak menunggu sampe terjadi kecelakaan !!

Buat saya, awalnya saya tidak perduli, lampu merah walaupun sepi, saya tetap berhenti, walaupun dilewati oleh kendaraan lain, dan akhirnya terlihat goblog, tapi sadarkah kita, begitu lampu merah menyala, dan disisi lain lampu hijau menyala, disana tersimpan hak orang untuk menggunakan jalandi persimpangan tadi ? tahukan kita apabila kita mengambil hak orang lain itu sama dengan korupsi,tahukan kita jika kita melewati kewajiban kita untuk berhenti dan mengambil hak orang lain untuk menggukan jalan kita ambil dapat menyebabkan hal yg tidak diinginkan ?

saya makin tidak perduli dan mengambil sikap, apabila ada kecelakaan dijalan dan itu disebabkan oleh kelakuannya sendiri saya tidak akan menolong,,,,anda melakukan tanggung sendiri !! dan apabila ada pihak yang terlibat kecelakaan disebabkan orang lain yang melanggar etika, maka saya akan berhenti dan menolong korban yang dilanggar,  dan tidak akan menolong si pelanggar, bahkan kalo masih sadar saya akan tambah maki2 dia.

karena kejadian di  lampu merah itu hanya gambaran kecil dari potret besar tidak beretikanya kita, disana tersimpan sebuah kalimat : INI LAMPU MERAH, ANDA BERETIKA, GOBLOG karena tidak tahu aturan dan etika, atau  BUTA WARNA, anda pilih sendiri, golongan mana anda berada.

Selasa, 24 Juli 2012

Pantang menyerah

Apapun yang dilakukan dibutuhkan kesabaran dan tetap fokus melakukannya, setelah sekian lama, melihat sekeliling baru saya dapat melihat apa yang membedakan saya dengan orang-orang yang berhasil disekitar, adalah fokus, konsisten, melakukan perubahan dan perbaikan atas pekerjaannya, dan tidak ada kenal menyerah, lelah mungkin dirasakan, tapi tetap dijalani semua pekerjaan yang ada, satu hal yang membuat para pengusaha bersyukur adalah,,,,,semua yang dilakukan berdasar pada pilihan awal tanpa ada yang mempengaruhi,,,,tanggung jawab terhadap pilihan ini yang harus membuat mental pengusaha lebih tebal dari yang lainnya. Berpikir lebih kritis, bergerak lebih kuat, efektif dan efisien, tidak ada cara yang selalu pas untuk setiap kondisi yang dihadapi,,,,tapi kondisi yang telah terlewati membuat kita memiliki banyak sudut pandang dalam proses penyelesaiannya,,,,tetap fokus, konsisten, lakukan perbaikan atas pekerjaan, berpikir dan bergerak lebih kuat, efektif dan efisien,,,,,just like the water flow,,,,,,the water will not stop the journey until finds the ocean,,,,,,

Rabu, 18 Juli 2012

Persiapan untuk memulai Bisnis Online

Sebelum kita memulai bisnis apapun itu harus kita lihat dasar pengambilan keputusan untuk masuk ke bisnis tersebut. 
1. Jenis Bisnisnya. Disini dapat kita mulai dengan memilih jenis produknya apa ? Jasa atau bukan, 

a. jika jasa, maka kemudian ditentukan jasa apa yg akan kita pasarkan, reseller atau produk sendiri, jika        reseller maka jenis jasa apa saja yang akan kita jual tentukan produk jasa yang akan kita jual. 

b. Jika produk jasa yang kita buat sendiri, maka tentukan jenis jasa apa saja yang akan dijual. (selanjutnya kita bahas di bagian 3 tentang produk). 

c. Jika bukan jenis produk jasa berarti ada objek yang dijual, jika reseller tentukan jenis barang yang akan dijual. 

 d. Jika anda menjual produk berupa barang produk sendiri, ini membutuhkan batasan yg jelas dari produk anda. (selanjutnya kita bahas di bagian 3 tentang produk). 

2. Konsep bisnisnya. Bagian ini gampang-gampang susah, karena menentukan awal bisnis dan visi kedepan. hal yang harus ditetapkan dalam proses ini adalah : - bisnis online akan kita mulai dari mana, awal seperti apa, toko online ? atau jenis bisnis online, yang lain, target awalnya apa, pencapaian berapa lama, tujuan ingin apa, contoh : kainbatikgarut.com, konsep dari toko online ini adalah membuat jaringan distribusi batik dan produk turunannya diseluruh Indonesia, tahap pertama ada membuka jaringan di tingkat agen, setelah itu dibuat distributor untuk para agen di masing2 wilayah yang mampu menjual produk paling banyak dalam wilayahnya, untuk kemudian mensupport agen dibawahnya dengan menentukan harga jual tertinggi tingkat dist, agen, dan end user perwilayah, para agen itu tidak hanya menjual produk kita saja, tapi merupakan toko fashion yang menjual banyak produk selain produk kainbatikgarut.com, dan kami membantu mensupport lewat marketing online yang ada, jadi apabila ada yang ingin membeli secara online dapat kita sambungkan ke agen terdekat dalam wilayah tersebut. 

3. Produknya. Untuk Produknya yang perlu dipertimbangkan adalah : 
a. Jenisnya dan siapa yang memerlukannya, kita bahas pertama adalah jenis produknya, apakah substitusi atau komplementer, baik jasa maupun barang kita harus tahu, apakah produk kita merupakan produk pengganti atau saling melengkapi dengan produk lainnya. 

b. Life Cycle dari produk kita, apapun jenis produk kita memiliki umur ekonomis, baik karena mutu barang, perubahan kebutuhan, teknologi atau sebab lainnya. Kita tentukan umur produk kita berdasar jenis tadi, jika produk kita merupakan jenis substitusi berarti kita harus tahu produk sejenisnya, lalu tentukan umurnya, setelah itu kita persiapkan produk penggantinya, dengan mengikuti produk sejenis yang ada. Demikian juga jika produk kita berjenis komplementer, lakukan hal yang sama. 

 c. Produk pengganti dan turunan, untuk ini kita membuat batasan atas produk yg kita jual atau produksi, artinya apakah produk kita masih layak kita jual dengan harga tertentu ? Jika tidak maka kita cari atau membuat turunan dari produk tersebut. Proses ini akan berlangsung terus menerus dan membutuhkan konsentrasi akan bisnis yang mantap. 

d. Penentuan Harga, ini juga harus berhati-hati, kadang harga yg paling murah tidak menjamin pembeli yg banyak karena itu harus ditentukan dengan baik. Termasuk didalamnya adalah after sales service yg mendukung karena dengan ini dapat membantu penjualan dan penentuan harga yg lebih baik. 

4. Proses transaksinya. Salah satu hal paling sulit dalam membangun online bisnis adalah proses transaksi, karena untuk awal kita membutuhkan pengakuan akan keamanan transaksi, dari sisi buyer, mereka akan memperhatikan keamanan uang dan kualitas barang yang diterima. Bangunlah Image branding yang kuat bahwa kita adalah pengusaha online yang serius, bukan penipu yang menggunakan on line bisnis sebagai topengnya. 

 5. Rencana Marketing. Proses ini sudah melibatkan banyak hal dengan teknologi, karena bersangkut paut dengan yang gratis dan berbayar, gunakan sosial media yang ada sebaik mungkin, gunakan banyak hal yang memudahkan komunikasi dengan potensial buyer, facebook fanpages, twitter, atau toko online yg sudah mapan dapat kita gunakan untuk proses ini. 

 6. Rencana Penjualan. Buat rencana yang detail tentang penjualan, kapan mulai memperkenalkan produk, kapan harus mulai membangun kepercayaan, dan kapan harus mulai menghasilkan, dengan ini semua hal diatas harus sudah siap. Eksekusi, 

 7. Rencana Kerja. Buatkan rencana kerja atas proses tadi, persatuan waktu, setelah itu siap, anda siap memulai bisnis online anda. Ingat dengan rencana yang baik bukan berarti semua akan berjalan lancar, jika ada hal yang salah, langsung lakukan diagnosa masalah, cari masalahnya, temukan jawaban atas masalah itu dan jalankan lagi, perbaiki rencana anda secara terus menerus, perbaiki rencana kerja, jalankan, jika bertemu masalah, cari masalah, temukan jawaban, eksekusi, awasi lagi perjalanannya, lakukan itu secara terus menerus. Jangan menyerah !!! karena mungkin langkah anda berikutnya akan membuat anda sangat berhasil !!! kita tidak akan menikmati lampu hemat energi yang ada sekarang jika "si bodoh" menghentikan percobaan bola lampunya setelah 9.998 kali, dia berhasil di percobaannya yang ke 9.999, apa jawaban untuk keberhasilannya ? SAYA SUKSES KARENA SAYA SUDAH KEHABISAN KEGAGALAN, dan apa yang didapat dari sekian banyak kegagalannya ?? dia menjawab SAYA MENGETAHUI RIBUAN CARA AGAR LAMPU TIDAK MENYALA, sebuah jawaban dari sudut pandang yang luar biasa. Siapakan :si bodoh" yang dimaksud dialah Thomas Alfa Edison, cek biografi  Tetap semangat !!!

Selasa, 17 Juli 2012

Langkah salah kaprah

Posting pertama ini saya buat berdasar pengalaman pribadi dan keterbatasan pengetahuan serta dalam kesempitan ilmu dan berusaha terus meluaskannya.

Bisnis online terlihat menggiurkan, masuk kedalamnya tanpa persiapan akhirnya akan menambah cerita buruk tentang online business, keberhasilan dari orang2 yg sukses dibisnis ini terus membuat pelatihan dengan tidak memperhatikan orang2 yang sudah bergabung didalamnya adalah banyak cerita dari para pengusaha online yg belajar terhadap 1 atau 2 orang yg membuka pelatihan tersebut, beruntung saya berada di satu tempat yang lumayan intens supportnya terhadap orang2 yang ikut pelatihan bisnis onlinenya, walau belum sempurna, tapi jika dibandingkan dengan pelatihan yang lain, tempat pelatihan dimana saya berlatih cukup baik.

Hal yang tidak dipersiapkan benar adalah bisnis online juga butuh persiapan, dan ini kadang terlupakan, kenapa ?? karena begitu kita memulai bisnis online, dan melakukan investasi atasnya, maka akan terasa membingungkan dan sulit, padahal untuk pelatihannya sendiri sudah lumayan sulit ya, apalagi untuk yg gaptek dan memulai semuanya dari nol, diperlukan sesi untuk pengenalan bisnisnya, untuk anda yang ingin mengetahui lebih banyak silahkan bertanya, seandainya saya diberi keluasan pengetahuan untuk menjawab maka saya akan menjawabnya, jika keterbatasan saya masih membelenggu maka mari kita belajar bersama.
dalam posting berikutnya saya akan coba jabarkan persiapan membuka bisnis online dan kelebihan serta kekurangannya dibanding offline bisnis.

Ayo Belajar, Berkembang, Jangan Berhenti Bermimpi tapi juga mulai dengan tindakan untuk membuat mimpi itu terwujud !!!