Dalam keseharian kita sering menggunakan kendaraan umum, baik pribadi maupun umum atau publik, dijalan rayalah semua bertemu, angkot, bis kota, truk,mobil, motor, pejalan kaki. Karena pertemua dari banyak kepentingan itulah maka sering terjadi hal yg seharusnya bisa diminimalisir, karenanya ada peraturan lalu lintas, dan sebenarnya ada hal lain yang lebih dari itu adalah : etika berkendara.
Etika berdasar dari saling menghormati antar pengguna, antara hak dan kewajiban pengguna, antara toleransi pengguna jalan raya, tapi apa yang sering kita lihat adalah, semakin hari etika jalan raya itu sudah mulai luntur dan sedikit yang masih memegangnya, disaat lampu merah saling serobot, disaat macet salin serobot, mentalitas kayak begini yang merusak, pun karena sikap permisif kita akan keadaan membuat etika yg seharusnya sama2 dipegang untuk kebaikan bersama tadi akhirnya terlanggar dan kita membiarkannya saja !!
Angkot berhenti sembarangan kita diamkan saja, ada kendaraan yg menyerobot lampu merah kita diamkan saja, akhirnya sikap yang tadinya hanya dilakukan oleh supir angkot (pada umumnya, walau tidak semuanya) itu menular ke pemilik kendaraan pribadi, efeknya adalah bersama-sama kita tidak beretika !!
Seandainya ada gerakan yang membuat kita semua kembali kepada etika jalan raya akan sangat baik, saling mengingatkan apabila melakukan kesalahan tidak menunggu sampe terjadi kecelakaan !!
Buat saya, awalnya saya tidak perduli, lampu merah walaupun sepi, saya tetap berhenti, walaupun dilewati oleh kendaraan lain, dan akhirnya terlihat goblog, tapi sadarkah kita, begitu lampu merah menyala, dan disisi lain lampu hijau menyala, disana tersimpan hak orang untuk menggunakan jalandi persimpangan tadi ? tahukan kita apabila kita mengambil hak orang lain itu sama dengan korupsi,tahukan kita jika kita melewati kewajiban kita untuk berhenti dan mengambil hak orang lain untuk menggukan jalan kita ambil dapat menyebabkan hal yg tidak diinginkan ?
saya makin tidak perduli dan mengambil sikap, apabila ada kecelakaan dijalan dan itu disebabkan oleh kelakuannya sendiri saya tidak akan menolong,,,,anda melakukan tanggung sendiri !! dan apabila ada pihak yang terlibat kecelakaan disebabkan orang lain yang melanggar etika, maka saya akan berhenti dan menolong korban yang dilanggar, dan tidak akan menolong si pelanggar, bahkan kalo masih sadar saya akan tambah maki2 dia.
karena kejadian di lampu merah itu hanya gambaran kecil dari potret besar tidak beretikanya kita, disana tersimpan sebuah kalimat : INI LAMPU MERAH, ANDA BERETIKA, GOBLOG karena tidak tahu aturan dan etika, atau BUTA WARNA, anda pilih sendiri, golongan mana anda berada.